Seekor burung pipit menangis ketika mendengar Nabi Ibrahim AS akan dibakar oleh Raja Namrud. Diapun ditanya oleh kawan-kawannya.

– “Hai Pipit kenapa kau menangis?”
+ “Aku mendengar kabar Ibrahim akan dibakar oleh Namrud.”
– “Lalu kenapa kau menangis?”
+ “Aku akan pergi meninggalkan kalian semua.”
– “Kemana?”
+ “Aku akan terbang ke samudera.”
– “Apa yang akan kau lakukan?”
+ “Aku akan mematuk air samudra itu.”
– “Mau kau bawa ke mana?”
+ “Terbang menuju api Namrud itu supaya aku padamkan.”
“Bukankah sayapmu yang kecil akan patah.”
+ “Biarlah sayapku patah dalam pengejaran hasrat ini.”
“Bukankah air yang kau bawa tidak akan bisa memadamkan api Namrud itu?”
+ “Walau tidak bisa memadamkan api Namrud, tapi Tuhan tidak melihat air itu, tetapi melihat sucinya hatiku yang berniat memadamkan api itu.”